LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN EPIDERMIS

Written By Unknown on Kamis, 20 Maret 2014 | 10.39

       A.    Tujuan
 Melihat berbagai macam bentuk epidermis dan derivatnya.
 B.     Teori
Jaringan epidermis adalah lapisan sel terluar dari organ – organ tumbuhan yang berfungsi  untuk melindungi dari pengaruh luar yang merugikan.
Epidermis umumnya terdiri selapis walaupun pada jenis tertentu terdiri dari berlapis – lapis sel yang tersusun rapat tanpa intersel. Sel epidermis mempunyai bentuk yang bervariasi seperti bentuk tubular pada daun dikotil dan bentuk memanjang pada daun monokotil. Sel inisial epidermis dapat berkembang menjadi alat tambahan yang di sebut stomata, trikoma, sel kipas, sistolit, silica dan gabus.

C.    Alat dan Bahan


Alat :
·    Mikroskop,
·    Gelas benda,
·    Gelas penutup,
·    Pipet tetes,
·    Gelas objek,
·    Silet.
·    Kuas halus


Bahan :
·    Akar Dendrobium sp
·    Daun Rhoe discolor
·    Daun Vitis sp
·    Daun Hibicus tiliceus
·    Daun Durio zibethinus
·    Daun Imperata cylindrica


D.    Prosedur Kerja

  1. Buatlah preparat segar dari masing-masing preparat dengan bantuan silet diiris / disayat tipis secara melintang kemudian letakkan di gelas benda kemudian ditutup.
  2. Persiapkan mikroskop untuk mengaati preparat, atur pembesarannya sampai terlihat jelas kemudian gambar dan beri keterangan.
3. Amati bentuk sel epidermis pad sayatan daun Rhoe discolor dan Daun Durio zibethinus dan Akar Dendrobium sp
4. Amati bentuk trikoma dari preparat rambut yang diambil epidermis bawah daun Durio zibethinus dan Daun Hibicus tiliceus
5. Amati adanya bentuk stomata dari epidermis bawah daun Rhoe discolor, dan daun Vitis sp
  1. Amati adanya sel kipas pada epidermis atas daun Imperata cylindrica

E.     Hasil Pengamatan
No
Preparat
Gambar
Perbesaran
Ket.
1.
Daun Rhoe discolor



10 x 10
1. stomata
2. sel penjaga
3. epidemis
2.
daun Durio zibethinus




10 x 10
1.       trikoma
2.      dinding sel
3.      sel epidermis
3.
daun Imperata cylindrica


10 x 10
1.      1. sel kipas
2.      2. sel epidermis
3.      3. trikoma
4.
Akar Dendrobium sp


10 x 10
4.      1. sel epidemis
5.      2. sel kipas
6.      3. dinding sel
5.
Daun Hibicus tiliceus

10 x 10
1.      1. trikoma
2.      2.dinding sel
3.       


F.     Pembahasan

Jaringan yang letaknya paling luar, menutupi permukaan tubuh tumbuhan. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder, akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya.
a.       Ciri-ciri epidermis:
·         Letak sel  rapat
·         Selnya hidup
·         Tidak berklorofil, kecuali sel penjaga dari stomata.
·         Tidak dapat ditembus air dari luar, kecuali epidermis akar muda.
·         Dapat ditembus udara.
·         Dalam hal tertentu epidermis dapat menguapkan air.
b.       Fungsi epidermis:
·         Sebagai pelindung.
·         Tempat masuknya air dan mineral pada akar muda.
·         Untuk keluar masuknya O2 dan CO2.
·         Epidermis daun untuk trasnpirasi.
c.       Modifikasi epidermis]:
·         Stomata
·         Bulu daun
·         Bulu akar

 Pada pengamatan yang kita amati pada Daun Rhoe discolor memiliki stomata, sel penjaga, sel tetangga, epidermis. Pada daun Durio zibethinus memiliki trikoma, dinding sel, sel epidermis. Pada daun Imperata cylindrica memiliki sel kipas dan sel epidermis. Pada Akar Dendrobium sp memiliki sel kipas dan sel epidermis, dinding sel. Pada Daun Hibicus tiliceus memiliki trikoma, dinding sel. Pada vitis sp memiliki stomata, sel penjaga.

Beberapa bentuk epidermis yang telah berubah struktur dan fungsinya di antaranya stomata adalah lubang atau celah yang terdapat pada epidermis organ tumbuhan yang berwarna hijau yang dibatasi oleh sel khusus yang di sebut sel penutup. stomata yang berperan sebagai tempat pertukaran gas dan uap air,trikoma adalah sebuah sel sederhana, bercabang terdiri dari bagian tangkai dan bagian kepala. trikoma yang berupa tonjolan epidermis dan tersusun atas beberapa sel yang mengalami penebalan. Trikoma berperan sebagai kelenjar yang mengeluarkan zat seperti garam dan gula. Rambut akar merupakan tonjolan epidermis akar yang memiliki dinding sel tipis dengan vakuola besar.


G.    Kesimpulan

Jadi kesimpulannya pada Daun Rhoe discolor memiliki stomata, sel penjaga, sel tetangga, epidermis. Pada daun Durio zibethinus memiliki trikoma, dinding sel, sel epidermis. Pada daun Imperata cylindrica memiliki sel kipas dan sel epidermis. Pada Akar Dendrobium sp memiliki sel kipas dan sel epidermis, dinding sel. Pada Daun Hibicus tiliceus memiliki trikoma, dinding sel. Pada vitis sp memiliki stomata, sel penjaga

H.    Evaluasi

  1. Jelaskan fungsi dari epidermis dan trikoma yang terdapat pada organ tumbuhan ?
      jawab:
a.       Fungsi Epidermis adalah sebagai pelindung, tempat masuknya air dan mineral pada akar muda, untuk keluar masuknya O2 dan CO2, epidermis daun untuk respirasi dan epidermis daun untuk transpirasi.
b.      Fungsi trikoma adalah
-          pada akar: untuk menyerap air dan unsurhara
-          pada epidermis daun: mengurangi besarnya penguapan
-          pada bunga: - pada nektaria: mengeluarkan madu
-          pada kepala putik: mengeluarkan zat perekat/penyerbukan
-          pada biji:   1. membantu penyebaran biji
                              2. mencegah gangguan serangga yang akan merusak biji
-     Pada batang: mengurangi penguapan.
2.  Apa yang menyebabkan sel epidermis pada akar famili orchidaceae berbeda ?                    jelaskan!
Jawab: karena struktur lamela dan klorofil sama sekali tidak ada dalam sel penutup, meskipun stomatanya berfungsi. Jadi, yang membedakan sel epidermis pada akar famili Orchidaceae adalah tidak adanya lamela dan klorofil.


DAFTAR PUSTAKA

Muspiroh, noviati.2008.Panduan Praktikum Anatomi Tumbuhan. PusLAB STAIN Cirebon.
Mulyani, sri. 2006. Anatomi Tumbuhan. Kanisius: Jogjakarta.
Estiti. B. Hidayat. 1995. Anatomi Tumbuhan Berbiji. ITB : Bandung.

Soerodikoesomo, wibisomo. 1994. Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan Modul 1-9. Jakarta: Departemen pendidikan dan Kebudayaan.
Blog, Updated at: 10.39

0 komentar:

Posting Komentar